Dalam suatu kuliah, seorang dosen melemparkan pertanyaan pada
murid2nya..
“Keaneka ragaman suku&budaya Indonesia merupakan ssuatu yang dilematis jika tidak dikelola dgn baik. Bagaimana jika ada yang mengatakan keberagaman itu menguntungkan tetapi sekaligus merugikan?”
**************************************
Menurut pendapat aku jika ada yang mengatakan begitu kemungkinan yang mengatakan itu sedang frustasi atau sedang ingin menjebak orang ..hehehe
Keberagaman suku&budaya adalah suatu hal yang ada sejak semula (jauh sebelum terbuntuknya Republik Indonesia),secara natural/alami di bumi indonesia,tanpa rekayasa sintesis apalagi politis.
Keberagaman suku&budaya dapat dikatakan seperti bonus dari Pemilik Alam Semesta kepada bumi indonesia,sebab sangat sulit untuk kita temukan keberagaman bahasa,adat-istiadat,tradisi, dinegara lain seperti yg ada dinegeri ini.
Keberagaman Suku&Budaya tercipta bisa saja dipengaruhi banyak faktor seperti geografi,pengaruh peradaban negeri lain,dll. Tetapi tentu itu tercipta tentu untuk mendatangkan kebaikan atau menjadi norma dasar/panduan hidup sosial bagi penganutnya.
Dalam point itu brarti seharusnya tidak ada kata mendatangkan kerugian.
Bicara keberagaman suku&budaya di negri ini,tidak bisa dilepaskan dari para pengelola negara.
Para pengolala negara seharusnya menyadari keberagaman suku&budaya sebagi sebuah resource besar yang seharusnya menjadi salah satu fokus perhatian untuk dioptimalkan dengan baik&benar, yang akan memberikan banyak output2 yang significant,salah satunya adalah devisa negara.
Para pelajar indonesia yang studi di jerman sering kali di undang oleh berbagai kelompok pecinta seni bahkan pemerintah jerman untuk menampilkan tari2an,lagu2 dari daerah2 di indonesia, dan setiap pementasan mereka mendapat bayaran yg cukup bagus, padahal mereka bukanlah profesional,hanyalah anak2 kuliah yg sering kumpul2 di KBRI.
Itu adalah salah satu contoh kecil betapa pemahaman yang benar terhadap keberagaman suku&budaya bisa mendatangkan keuntungan.
DaLam bahasa ekonomi sebaiknya keberagaman suku&budaya dapat dijadikan industri yang tidak hanya menguntungkan negara secara umum tapi para penganut keberagaman itu sendiri. Mengapa para penganutnya bisa di untungkan? Tentu saja, sbb bila ingin menjadikan suku&budaya sebagai sebuah industri haruslah dilakukan pembangunan sarana,prasana dan infrastruktur yang mendukung, juga pendekatan sosial dan psikologis yang benar terhadap penganutnya, meyakinkan mereka bahwa hal ini(industrialisasi) tidak berbahaya tetapi adalah sesuatu suatu cara untuk membuka harta karun yang dapat mendatangkan keuntungan bagi mereka. (itu hanya salah satu dari banyak cara)
Tentu semua kita mengenal Pulau Bali.
Bali adalah salah satu contoh kecil suksesnya suku&budaya menjadi industri yang menguntungkan untuk semua pihak. Siapa yg tidak kenal Bali dengan sebutan pulau Dewata .Disisi lain penduduk bali sedikit banyak menjadi open mind(wawasannya bertambah) sebab banyaknya interaksi turis/wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang.
Daerah2 lain tentu tak kalah dengan Bali, sebut saja Tanah Batak, Tanah Toraja, Sulawesi, Papua,etc yang menyimpan keberagaman suku&budaya yang belum terjamah secara tepat dan benar..
Seandainya saja keberagaman suku&budaya di daerah2 tersebut bisa di optimalkan tentulah negri ini akan menjadi jauh lebih baik. Kita tdk harus lagi membangun industri2 manufaktur atau sejenisnya yang sarat polusi dan pendindasan buruh. cukup dengan optimalisasi suku&budaya kita bisa diakui dimata dunia dan mendatangkan devisa.
Pada akhirnya, bicara tentang keberagaman suku&budaya tidaklah hanya terkurung pada, apakah mendatangkan untung atau tidak, tetapi lebih dalam dari itu, keberagaman suku&budaya adalah kekayaan yg sudah jelas2 didepan mata tetapi tidak di sadari, dan semua itu memerlukan kesadaran yang sangat untuk mampu me-optimalkannya yg tentu saja sebesar-besarnya untuk kepentingan Penduduk Republik ini.
Seorang Negarawan pernah berkata :” Bila sebuah perusahaan memiliki pangsa pasar & Resource yg sangat besar, tapi tidak bisa sejahtera dan maju pesat ..manajerial perlu dirombak abis, begitu pula denga sebuah negara,yang Resource sangat besar tapi tidak bisa maju malah mundur,maka perlu ada perombakan besar juga”..
0 Responses to “”